Rabu, 14 Oktober 2020 05:56 WIB
Penulis:Andri

PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur membangun 9 Gardu Induk (GI) baru selama 2020. Ini meningkatkan keandalan dan mengantisipasi pertumbuhan pelanggan, termasuk mendukung sektor pariwisata.
|
|
Adapun GI baru yang telah dibangun dan beroperasi saat ini sudah sebanyak 6 GI di antaranya GI New Tulungagung, GI New Pandaan, GI Puger, GI Gembong, GI New Wlingi dan GI New Nganjuk, sedangkan 3 GI lainnya masih belum siap dioperasikan.
Manager Bidang Distribusi PLN Jatim, Adriansyah mengatakan 3 GI baru yang dalam waktu dekat akan segera dioperasikan yakni GI New Porong, GI Sedati, dan GI Gunungsari. Pembangunan gardu induk baru ini pun diharapkan bisa meningkatkan keandalan sistem eksisting yang masih 70 kV.
“Selain itu pembangunan gardu induk ini juga untuk mengantisipasi pertumbuhan pelanggan, meningkatkan kualitas tegangan layanan daerah yang jauh, dan tentunya perbaikan susut distribusi," katanya Selasa (13/10/2020).
Dia mengatakan untuk GI Nganjuk yang berada di Jl. Lurah S. Karto Prawiro merupakan GI yang baru saja dioperasikan mulai 6 Oktober lalu. GI New Nganjuk ini memiliki 3 penyulang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV yang dibangun untuk menopang beban GI Nganjuk lama.
“Penyulang tersebut yakni penyulang Mangunsari, Manikan, dan Senopatik yang mendukung keandalan penyulang Manisan, Loceret, dan Ngliman dari Gardu Induk Nganjuk Lama,” kata Ardiansyah.
Adriansyah mengatakan GI New Nganjuk 150/20 kV ini juga mampu meningkatkan kualitas tegangan di wilayah Nganjuk dan sekitarnya serta meminimalkan daerah padam akibat gangguan transmisi 70 kV.
Kata dia , kapasitas trafo GI Nganjuk Lama hanya 2x30 MVA dan 20 MVA sehingga totalnya adalah 80 MVA, lalu sekarang diperkuat dengan GI New Nganjuk dengan kapasitas trafo 2x60 MVA atau setara dengan 120 MVA.
“Dengan dioperasikannya Gardu Induk baru ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan suplai tenaga listrik, juga dapat mendorong kemajuan ekonomi masyarakat khususnya di sektor agriculture dan pariwisata Nganjuk bagian selatan,” katanya.
Bagikan