Rabu, 02 Desember 2020 06:23 WIB
Penulis:Andri

Pemkot Surabaya memastikan kesehatan seluruh petugas agar pelaksanaan Pilkada berjalan aman. Namun, pemerintahan di bawah pimpinan Wali Kota Tri Rismaharini tersebut tetap mengedepankan protokol kesehatan. Pemkot Surabaya memfasilitasi test swab kepada seluruh petugas pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, Selasa (1/12), hingga Sabtu (5/12) mendatang, seluruh petugas pengawas TPS secara bergiliran mengikuti test swab yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. Pelaksanaan swab ini berlangsung di Gelanggang Remaja, Jalan Bogen I, Kelurahan Ploso, Tambaksari Surabaya.
“Untuk hasil tes swab (positif/negatif) belum diketahui, menunggu analisis dari tim dokter Labkesda. Nanti kalau sudah keluar hasilnya, pihak dokter dari Dinkes akan memberitahu kepada pihak terkait,” kata Febriadhitya Selasa (1/12).
Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, kata Febri, Dinkes Surabaya juga membagi pelaksanaan test swab menjadi dua sesi. Pada sesi pertama diikuti sebanyak 411 peserta. Kemudian di sesi kedua, diikuti 377 peserta. “Total keseluruhan test swab hari ini, sesi satu dan dua berjumlah 788 orang,” kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surabaya, Indra Fajar Swasana menambahkan, test swab ini ditujukan kepada seluruh petugas pengawas TPS se-Kota Surabaya yang berjumlah total 5.184 orang. Pihaknya difasilitasi oleh pemerintah kota untuk pelaksanaan swab.
''Memang selaras dengan program untuk pencegahan dan mengantisipasi Covid-19,” kata Indra.
Meski begitu, pihaknya telah mengantisipasi apabila ada petugas pengawas TPS yang hasil swabnya positif Covid-19. Kata dia, dalam proses rekrutmen pihaknya juga menyiapkan backup petugas cadangan.
Bagikan