Rabu, 11 Februari 2026 20:30 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri

SURABAYA I halojatim - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) wilayah Jawa Timur sudah bersiap menghadapi Lebaran 2026. Ada 15 kapal yang terdiri atas 13 kapal penumpang dan dua kapal perintis disiapkkan untuk melayani masyarakat.
Kepala Cabang Pelni Surabaya Roni Abdullah mengatakan periode Angkutan Lebaran Pelni akan berlangsung mulai 6 Maret hingga 6 April 2026, dengan puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Dia mengatakan, total proyeksi penumpang di Jawa Timur mencapai 44.440 orang, terdiri atas 34.366 penumpang kapal penumpang dan 10.074 penumpang kapal perintis.
Untuk memastikan layanan berjalan optimal, Pelni menyiapkan armada perintis yang akan mendukung mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan. Kedua kapal tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 91 dan KM Sabuk Nusantara 92.
“Saat ini, KM Sabuk Nusantara 91 sedang melaksanakan docking dan diperkirakan selesai pada 26 Februari sehingga dapat beroperasi penuh selama mudik Lebaran,” kata Roni.
Dia mengatakan, selama periode angkutan Lebaran 2026, KM Sabuk Nusantara 91 akan menyesuaikan rute dengan meningkatkan frekuensi pelayaran pada ruas Tanjung Wangi–Sapeken. Sementara KM Sabuk Nusantara 92 akan memperkuat pelayaran pada ruas Surabaya–Masalembo dan Kalianget–Masalembo.
Adapun 13 kapal penumpang lainnya melayani rute strategis nasional, seperti KM Dorolonda yang menghubungkan Surabaya–Balikpapan–Sorong–Jayapura, KM Ciremai yang melayani Surabaya–Makassar–Jayapura, serta KM Leuser dan KM Egon yang menjangkau pelabuhan di Nusa Tenggara dan Kalimantan.
Rute terpadat pada periode Lebaran 2026 diproyeksikan terjadi pada Balikpapan–Surabaya (14.025 penumpang), Makassar–Surabaya (11.714 penumpang), dan Kumai–Surabaya (7.596 penumpang). Sementara itu, rute Surabaya–Makassar dan Pontianak–Surabaya masing-masing diperkirakan melayani 5.879 dan 3.961 penumpang.
Data Pelni menunjukkan bahwa pada Januari 2026, jumlah penumpang di Jawa Timur mencapai 22.042 orang, terdiri atas 16.190 penumpang kapal reguler dan 5.852 penumpang kapal perintis.
Dibandingkan Januari 2025, terjadi peningkatan total penumpang sebesar 2,7 persen, dengan lonjakan penumpang turun (debarkasi) sebesar 12,8 persen.(*)
Bagikan