Panen, Stok Beras Jatim Aman

Kamis, 23 April 2020 06:37 WIB

Penulis:Andri

Petani melakukan panen padi
Petani melakukan panen padi undefined

Warga Jatim dijamin tak kekurangan beras di tengah wabah corona. Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan stok beras di Jatim aman hingga beberapa bulan ke depan. Luasan panen pada bulan Maret-April mencapai 443 ribu hektar.

"Untuk ketersediaan beras, bulan Januari-Februari itu konsumsi memang lebih besar daripada produksi, tetapi pada Bulan Maret-April lebih besar produksi," kata Emil yang juga Wakil Gubernur Jatim itu.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, bahwa jumlah produksi padi dari Januari hingga Juni 2020 mencapai 5.475.615 ton gabah kering giling (GKG). Data produksi ini berdasarkan produktivitas angka Kerangka Sampel Area Badan Pusat Statistik (KSA-BPS).

Maka, bila dikonversikan dari GKG ke beras menghasilkan produksi mulai Januari sampai dengan Juni 2020 adalah 3.559.150 ton.

"Sedangkan konsumsi kita selama enam bulan tersebut adalah 2.133.143 ton. Atau dengan kata lain kita masih surplus 1.426.007 ton," kata Hadi Rabu (22/4/2020).

Sementara itu, Hadi menyebut, produksi beras terbanyak pada periode itu ada di bulan April yang mencapai 1.544.613 ton setara dengan 2.376.328 ton GKG.

"Jadi kita menjamin stok beras aman selama pandemi Virus Corona ini sehingga masyarakat tidak perlu khawatir apalagi sampai panic buying," katanya