MINTA OPD GELAR OPERASI PROTOKOL KESEHATAN

Rabu, 18 November 2020 06:59 WIB

Penulis:Andri

Operasi protokol kesehatan di Surabaya
Operasi protokol kesehatan di Surabaya undefined

Surabaya tetap waspada Covid-19. Meski tingkat pertumbuhan pandemi virus memastikan itu sudah terkendali.

Namun Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya menggelar operasi protokol kesehatan. "Jadi, berdasarkan arahan Ibu Wali Kota, mulai hari ini kami di seluruh OPD bergerak menggelar operasi protokol kesehatan sesuai tupoksinya masing-masing. Ini untuk antisipasi second wave (gelombang kedua) Covid19," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya Irvan Widyanto Selasa.

Kata Irvan, pandemi Covid-19 di Kota Surabaya perlahan mulai bisa dikendalikan. Terbukti, kasus aktif tinggal 49 orang per tanggal 16 November 2020. Bahkan pertambahan kasus juga semakin sedikit, sedangkan angka kesembuhannya terus meningkat.

Meskipun sudah bisa mengendalikan Covid-19, kata dia, Wali Kota Surabaya tidak ingin warganya teledor dan abai terhadap protokol kesehatan sehingga meminta seluruh OPD di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggelar operasi protokol kesehatan di bidangnya masing-masing.

Irvan mencontohkan seperti Dinas Perdagangan menggelar operasi ini di toko swalayan dan pusat perbelanjaan. Untuk di pusat perbelanjaan, kata dia, mereka menyasar Plaza Jembatan Merah, ITC dan PGS, sedangkan di toko swalayan mereka menyasar toko modern di Jalan Kebalen Timur, toko modern di Jalan Raya Dupak dan toko modern di Jalan Tembaan serta beberapa toko swalayan lainnya.

Sedangkan Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah bersama PD Pasar Surya menggelar operasi protokol kesehatan di 23 pasar yang ada di Kota Surabaya. Mereka sosialisasi dan memastikan protokol kesehatan di setiap pasar itu terus dilakukan dengan ketat.

"Teman-teman OPD lain juga terus turun menggelar operasi protokol kesehatan ini. Kami bersama-sama turun," katanya.
Bahkan, ia juga meminta semua pihak, terutama warga Kota Surabaya untuk tidak kendor menjaga dan mentaati protokol kesehatan yang sudah dilakukan sejak awal pandemi.