Minggu, 02 Februari 2020 03:21 WIB
Penulis:Andri

Jawa Timur bersama satgas pangannya terus berusaha melindungi konsumen dari harga – harga diluar kewajaran. Karena dengan konsumen yang terlindungi akan memperkokoh perekonomian.
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri meluncurkan Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Surabaya, Jumat (31/1) menyampaikan karena jika tidak ada kepercayaan dari konsumen, pasar dan ekonomi akan pincang. “Karena perekonomian dalam negeri berdiri diatas landasan konsumen yang percaya pada sistem pasar itu sendiri,” ujarnya.
Emil memaparkan, Pemprov Jawa Timur meyakini, jika Ibu Kota Indonesia jadi pindah ke Kalimantan Timur, nantinya Jawa Timur bisa menjadi ibu Kota Ekonomi Indonesia. Saat ini Jawa Timur menjadi provinsi dengan ekonomi terbesar kedua di Indonesia setelah DKI Jakarta.
"Kalau Ibu Kota dipindah ke Kalimantan Timur, (Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa kata Emil) optimis, ada kemungkinan Jawa Timur menjadi The Facto Economic Capital of Indonesia atau ibu kota ekonomi Indoensia. Oleh karena itu, perdagangan menjadi sektor terbesar kedua setelah manufaktur dalam Produk Gomistik regional Bruto (PDRB) kita," ujar Emil.
Selain itu, Emil juga berharap, perekonomian masih bisa didorong lebih maju lagi, sehingga bisa menjadi tulang punggung perekonomian di Jawa Timur. “Menurutnya, market besar di Jawa Timur yang berjumlah 40 Juta jiwa memungkinkan untuk itu,” kata Wagub.
Jawa Timur Kata Wagub, terus berupaya memudahkan iklim usaha seperti ijin usaha bisa melalui 5 bakorwil. Yaitu Jember, Pamekasan, Madiun, Bojonegoro, dan Malang. Melalui Bakorwil ini, para pelaku usaha akan lebih dekat untuk mengurus perijinan usaha dan hal-hal lainnya.
“Kita sekarang sudah mengembangkan pelayanan yang terdesentralisasi di Bakorwil. Jawa timur memiliki kabupaten/kota terbanyak, 38. Kita bagi 5 wilayah, Jember, Pamekasan, Madiun, Bojonegoro, Malang. Di Bakorwil disediakan tempat untuk perijinan, Jadi tidak perlu ke surabaya, agar pelaku usaha bisa lebih mudah. Ibaratnya ini mall pelayanan publik. Kita bisa meningkatkan pelayanan," pungkasnya.
Bagikan