Kementerian Agama Wanti-wanti Anggaran Jangan Sampai Bocor, Fachrul Razi: Nyarinya Susah

Selasa, 11 Februari 2020 19:01 WIB

Penulis:ifta

Menteri Agama RI
Menteri Agama RI undefined

 

HALOJATIM.COM- Anggaran yang dialokasikan ke kementerian agama seperti di bagian Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dinilai cukup besar. Karena itu jajaran kementerian Direktorat Jenderal Pendidikan Islam diwanti-wanti untuk tidak sampai menyelewengkan anggaran atau sampai membuat anggaran ini bocor.

Hal ini dikatakan Menag Fachrul Razi,saat membuka sekaligus memberi arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Tahun 2020. Rapim ini berlangsung 10-12 Februari 2020 di Bintaro, Tangerang Selatan.

Rapim ini akan membahas evaluasi pelaksanaan anggaran dan laporan keuangan Ditjen Pendidikan Islam Tahun anggaran 2019 serta langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2020. Menag Fachrul Razi mengatakan Ditjen Pendidikan Islam mengelola anggaran yang sangat besar, mencapai 80% dari total anggaran Kementerian Agama. Karena itu pihaknya mengingatkan agar jangan sampai terjadi kebocoran dalam tata kelola anggaran tersebut. 

"Saya selalu ingat mimik muka Presiden Jokowi dengan suara yang sangat dalam dan penuh perasaan beliau mengatakan anggaran ini kita dapatkan dengan susah payah dan beliau berharap anggaran tersebut dapat dimanfaatkan betul betul dan menghasilkan sesuatu," ujar Menag kemarin.

"Anggaran besar ini jangan sampai ada yang bocor, begitu pesan Presiden," sambung Menag.

Menag pun mengimbau kepada segenap jajaran Ditjen Pendis agar jangan lagi ada hal hal yang menyilap anggaran. “Tuhan Maha Melihat dan Mendengar terhadap apa yang dilakukan oleh hamba-Nya,” pesannya mewanti-wanti seperti yang tertulis dalam laman resmi kemenag.go.id.

Selama ini pihaknya merasa cukup puas dengan perkembangan pendidikan Islam di tanah air. “Saya ingin jajaran Ditjen Pendis bekerja layaknya sebuah tim dengan fungsi dan perannya masing-masing," paparnya. (*)