Jumat, 04 Desember 2020 01:49 WIB
Penulis:Asih

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan perbankan memberikan pembiayaan kepada 14 pelaku usaha kecil menengah (UKM) berorientasi ekspor dengan nilai mencapai Rp167 miliar.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto usai memberikan bantuan di Hotel JW Marriott Surabaya, Kamis (3/12/2020) berharap bantuan ini dapat membantu ‘UKM Naik Kelas’ dan tetap bisa menggerakkan roda usahanya.
Sehingga, mampu berkontribusi dalam peningkatan ekspor nonmigas serta ikut memperbaiki neraca perdagangan dan ekonomi nasional. Ia mengatakan, bantuan dana disediakan khusus dalam mendukung para eksportir untuk menghadapi masa sulit, dan berasal dari BRI, BNI, dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Agus menekankan, berbagai terobosan perlu terus dilakukan untuk meningkatkan ekspor dan mendukung UKM untuk gencar mengekspor, terutama di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.
Sementara itu, Komoditas ekspor dari para pelaku UKM yang menerima pembiayaan hari ini antara lain bidang hasil laut seperti ikan dan udang, produk kayu dan mebel, hingga alas kaki.
Pemberian pembiayaan ekspor menjadi salah satu wujud sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, termasuk perbankan dan LPEI dalam memberikan kemudahan dukungan pembiayaan untuk ekspor.
Direktur Jenderal PEN Kemendag, Kasan yang hadir dalam kegiayan itu mengatakan, kerja sama Kemendag dengan Bank BRI memiliki dua ruang lingkup.
Yaitu penyediaan dan pemanfaatan fasilitas jasa layanan perbankan bagi pelaku UKM di sektor perdagangan, serta pertukaran data dan informasi ini mengenai UKM di sektor perdagangan. Sementara itu, kerja sama ini berlaku untuk dua tahun ke depan hingga 2 Desember 2022.
Bagikan