bulutangkis
Minggu, 15 Maret 2026 11:40 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri

BASEL I halojatim- Dahaga gelar 27 tahun di Swiss Open segera berakhir. Sejak Cindana Hartono menjadi juara tunggal putri pada 1999, belum ada lagi wakil Indonesia yang naik ke podium terhormat.
Tapi, kans mengulangi capaian Cindana itu terbuka. Ini setelah Putri Kusuma Wardani mengalahkan Nozomi Okuhara dari Jepang dua game langsung 21-16, 21-13 dalam pertandingan semifinal Swiss Open 2026 yang dilaksanakan di Basel Sabtu waktu setempat (14/3/2026).
‘’Untuk keseluruhan di lapangan, tadi dari pertama masuk dan sebelum main sudah menyiapkan untuk siap capek karena melawan Okuhara pasti tidak gampang mati dan dia mempunyai pukulan spekulasi yang sangat baik,’’ kata Putri usai pertandingan seperti dikutip dari media PBSI.
Dari gim pertama, ungkapnya, dia memang menunggu, Tujuannya untuk melakukan serangan. ‘’Saya mainnya defense dulu tapi juga membaca kalau menyerang malah jadi menyulitkan. Jadi setelah interval saya coba main lebih safe, bermain panjang dan banyak rally jadi dia banyak mati sendiri,’’ ujar Putri yang ditempatkan sebagai unggulan pertama di Swiss Open 2026..
Dia menambahkan, turnamen yang menyediakan hadiah total USD 250 ribu tersebut menjadi final pertama baginya tahun ini. Jadi, ujar Putri, dia akan tetap fokus dan menjaga konsistensi.
‘’Senang karena belakangan saya selalu terhenti maksimal di perempatfinal dan di Super 300 ini saya pengen membuktikan saya masih layak untuk jadi juara, tandasnya.
Di babak final yang dilaksanakan Minggu waktu setempat (15/3/2026), Putri akan berhadapan dengan Supanida Kathetong. Di semifinal, pebulu tangkis Thailand itu menang tiga game 14-21, 21-18, 23-21 atas Lin Hsiang Ti.
Bukan tugas mudah bagi Putri untuk bisa mengalahkan Supanida. Alasannya, selama lima kali pertemuan, dia baru menang dua kali. Kali terakhir keduanya bertemu di final SEA Games 2025 dan Putri kalah straight game langsung 18-21, 16-21 (*)
Bagikan