Jumlah Pasien Covid-19 Dirawat di RS Terus Turun, Kuncinya Isoman dan Isoter

Rabu, 09 Februari 2022 21:09 WIB

Penulis:Asih

Editor:Asih

Kabar Baik, Jumlah Pasien Dirawat di RS Semakin Turun, Strategi Isoman dan Isoter Perlu Lebih Efektif
Kabar Baik, Jumlah Pasien Dirawat di RS Semakin Turun, Strategi Isoman dan Isoter Perlu Lebih Efektif (Trenasia.com)

JAKARTA | halojatim.com - Per Selasa (8/2/2022), kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 37.492. Meski begitu, data pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit baru 23,86% dari kapasitas yang ada. 

Jumlah ini bahkan lebih rendah dari Senin 7 Februari 2022 yang mencapai 24,77%. Kebijakan untuk merawat pasien sedang, berat, kritis, dan pasien dengan komorbiditas diharapkan mampu meringankan beban rumah sakit dan tenaga kesehatan.

"Kami perkirakan dengan mengimbau pasien tanpa gejala (OTG) dan bergejala ringan untuk isolasi mandiri dan isolasi terpusat mengurangi hingga 70% beban rumah sakit,” terang Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, seperti yang dilansir dari laman Sehat Negeriku pada 9 Februari 2022.

Baca Juga : 

Pada Minggu 6 Februari 2022, ada 58 pasien bergejala berat yang dirawat di rumah sakit vertikal Kemenkes, dengan 60% pasien di antaranya belum mendapat vaksinasi lengkap. Sementara itu, tercatat ada 356 pasien meninggal, dengan 42% memiliki kondisi komorbid. Lalu, 44% dari korban meninggal adalah lansia dan sebagian besar korban (69%) belum mendapat vaksinasi lengkap.

Melihat data tersebut, sangat efektif apabila pelayanan di rumah sakit difokuskan untuk merawat pasien dengan kondisi yang paling membutuhkan. Harapannya, dengan makin banyak pasien kritis yang bisa ditangani dan terselamatkan maka rasio kematian akan bisa ditekan hingga seminimal mungkin.

Diketahui pula bahwa gejala Omicron sebagian besar relatif lebih ringan dari gejala varian Delta sebelumnya. Kemungkinan besar menurut diagnosa para ahli, karena vaksinasi di Indonesia sudah cukup tinggi. Siti Nadia juga menyebutkan vaksinasi memberikan manfaat yang besar untuk mencegah pasien untuk dirawat di rumah sakit, dengan gejala sedang sampai berat. Selain itu, melengkapi vaksinasi COVID-19 memiliki sisi positif yang jauh lebih besar dan bermanfaat bagi masyarakat.

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Justina Nur Landhiani pada 09 Feb 2022