Hebat, Bank Jatim Sudah Laba Bersih Rp 661 Miliar di Kuartal I

Kamis, 07 Mei 2026 06:20 WIB

Penulis:Andri

Editor:Andri

WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.51.00-2.jpeg
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Surabaya Rabu (6/5/2026).

SURABAYA I halojatim – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur menunjukkan hasil positif. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp661 miliar pada kuartal I-2026 . Capaian ini melonjak 90,41 persen secara tahunan (yoy) dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp347 miliar.

 

"Di tengah tantangan kondisi ekonomi global Bank Jatim mampu menunjukkan performa yang solid," kata Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 di Surabaya, Rabu.

 

Winardi menyebutkan perolehan laba bersih Bank Jatim pada periode ini salah satunya didorong oleh pendapatan bunga bersih yang tumbuh 39,61 persen (yoy) menjadi Rp2,35 triliun secara konsolidasi. Adapun hingga Maret 2026, total penyaluran kredit Bank Jatim secara konsolidasi mencapai Rp109,22 triliun atau tumbuh 40,85 persen (yoy) dengan total aset perseroan yang juga tumbuh 38,85 persen (yoy) menjadi Rp164,07 triliun.

 

Kemudian dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencatatkan pertumbuhan sebesar 37,59 persen (yoy) dari Rp89,25 triliun pada kuartal I-2025 menjadi Rp122,80 triliun pada kuartal I-2026. Kinerja Bank Jatim juga mencatatkan performa positif yakni sepanjang Januari-Maret 2026, total kredit yang berhasil disalurkan mencapai Rp65,97 miliar dan aset perseroan berada di angka Rp101,06 triliun dengan laba bersih Rp377 miliar.

 

"Capaian ini merupakan hasil dari fokus perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis. Ke depan, kami akan terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas aset, serta mengembangkan bisnis secara selektif dan berkelanjutan," katanya.

 

Menurut Winardi, pencapaian ini tidak lepas dari berbagai terobosan strategis untuk mengakselerasi bisnis. Salah satunya melalui sinergi bersama UMKM serta digitalisasi yang membuat layanan menjadi lebih mudah dan nyaman bagi nasabah. "Kami optimis kinerja positif ini dapat terus terjaga hingga akhir tahun,” ujarnya. (*)