Kamis, 19 Maret 2020 23:32 WIB
Penulis:Andri

Wisatawan tak bisa mendatangi Gunung Bromo. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) memutuskan untuk menutup sementara kawasan Gunung Bromo, termasuk Gunung Semeru di Jawa Timur. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19. Penutupan dilakukan mulai 19 Maret hari ini hingga 31 Maret 2020.
"Kebijakan penutupan sementara itu, merupakan upaya Balai Besar TNBTS mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas kepada masyarakat, petugas, dan pengunjung wisata," kata Kepala Balai Besar TNBTS John Kennedie.
Penutupan sementara salah satu destinasi unggulan di wilayah Jawa Timur tersebut akan dievaluasi secara berkala, dengan memperhatikan kebijakan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pemerintah daerah. Langkah itu dilakukan berdasar Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, serta Surat Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Masyarakat, jelas John, diimbau tetap tenang dan tidak panik, namun selalu waspada. Tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran virus yang sudah menjangkiti 153 negara tersebut.
"Masyarakat, kami minta tetap tenang, dan tidak panik, serta selalu waspada," ujarnya.
Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi unggulan di wilayah Jawa Timur dan juga nasional. Tercatat, pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencapai 690.831 orang.
Dari jumlah total tersebut, sebanyak 669.422 orang merupakan wisatawan dalam negeri, sementara 21.409 lainnya merupakan wisatawan mancanegara. Total penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari kunjungan wisatawan pada 2019 mencapai Rp22,86 miliar.
Bagikan