Minggu, 11 Oktober 2020 13:26 WIB
Penulis:Andri

Sebanyak 151 Pekerja Migran Indonesia (PMI) datang dari Malaysia di Embarkasi Juanda Surabaya. Dengan rincian 89 warga Jatim dan 62 warga non-Jatim. Mereka dideportasi Pemerintah Malaysia .
Kedatangan deportasi PMI yang menggunakan pesawat charter Air Asia telah dibekali hasil swab test sesuai kesepakatan kedua negara. Hasil swab kemudian diverifikasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Juanda.
Para PMI tersebut didata Tim Helodesk Counter Disnakertrans Jatim. Setelah itu, kepulangannya difasilitasi Dinas Perhubungan Jatim ke daerah asal masing-masing.
Bagi deportasi PMI warga non-Jatim yang berjumlah 62 orang, kepulangannya ke daerah asal menggunakan fasilitas shelter atau gedung penampungan sementara di Gedung BPSDM Jatim sambil menunggu koordinasi dan penjemputan pemerintah daerah masing-masing atau pulang secara mandiri.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian. Dia memberikan paket bantuan yang berisi sembako, baju, selimut, dan peralatan mandi kepada seluruh PMI. Khusus PMI warga Jatim, bantuan ditambah uang sebesar Rp 500 ribu per orang. Bantuan tersebut diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim.
Bagikan