Rabu, 09 Desember 2020 06:41 WIB
Penulis:Andri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng para pegiat sosial media yang dinilai sangat kreatif dalam menghadirkan postingan promosi. Tujuannya untuk memperkenalkan berbagai potensi pariwisata dan kuliner di Jatim.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan di era digital ekonomi seperti sekarang ini promosi potensi daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui media konvensional yang sifatnya satu arah. Untuk itu, Pemprov Jatim berupaya menggandeng para pegiat media sosial untuk turut serta mempromosikan potensi wilayahnya.
“Mereka mengemas konten dengan cara yang unik dan mudah diterima oleh publik. Bahkan ada spot yang tadinya tidak diketahui banyak orang, mendadak menjadi ramai dikunjungi banyak orang karena terekspos dengan menarik di media sosial, contohnya di Ranu Manduro, Mojokerto,” katanya
Dia mengatakan Pemprov Jatim sangat mengapresiasi peran pegiat media sosial ini karena telah berperan menjadi influencer yang sangat signifikan dalam mendongkrak pamor daerah. Untuk lebih memperkuat kolaborasi antara pegiat media sosial di seluruh kabupaten/kota di Jatim, setiap tahun Pemprov Jatim menggelar East Java Social Network (EJSN) Meet Up.
Bagikan