pendidikan
Selasa, 24 Februari 2026 08:55 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri

SURABAYA I halojatim- SMA Negeri Taruna segera punya kepala sekolah baru. Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur (Jatim) menuntaskan seluruh tahapan seleksi dengan fokus pada integritas dan kepemimpinan guna menyiapkan pemimpin sekolah berkarakter di lingkungan pendidikan ketarunaan.
"Saya tidak mau asal-asalan memilih calon kepala sekolah untuk menjaga kualitas SMAN Taruna. Karena tidak semua kepala sekolah bisa memimpin sekolah Taruna. Ada beban moral dan tanggung jawab besar karena sekolah Taruna kami siapkan untuk membentuk calon pemimpin bangsa yang berkarakter," kata Kepala Disdik Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Senin.
Dia mengatakan, dari 39 pendaftar sebanyak 15 kandidat dinyatakan lolos hingga tahap penelusuran akhir yang dilaksanakan pada 18 Februari 2026.
Saat ini terdapat enam SMA Negeri Taruna di Jawa Timur. Dua sekolah masih dipimpin pelaksana tugas (plt), yakni SMAN 5 Taruna Brawijaya dan SMAN 2 Taruna Bhayangkara.
Selain mengisi posisi tersebut, seleksi juga dipersiapkan untuk kebutuhan kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun dan berakhir masa jabatan pada 2027. Aries mengatakan seleksi dilakukan melalui tiga tahapan, dimulai dari penjaringan dan seleksi administrasi meliputi verifikasi dokumen, rekam jejak, serta prasyarat formal hingga terpilih 15 kandidat.
Tahap berikutnya adalah uji kompetensi melalui presentasi gagasan, wawancara, dan studi kasus kepemimpinan pendidikan yang dinilai oleh dewan pendidikan, akademisi, serta unsur TNI/Polri. Seleksi dilanjutkan dengan job shadowing atau observasi lapangan di SMAN Taruna Nala Jawa Timur untuk menilai kecocokan kandidat dengan kultur berasrama dan tantangan operasional Sekolah Taruna.
“Untuk observasi lapangan, kami ingin melihat kecocokan para kandidat dengan kultur berasrama atau ketarunaan dan tantangan operasional sekolah Taruna. Pada tahap ini dipantau kinerja, kolaborasi, kemampuan mengambil keputusan, keterampilan berpikir kritis, serta diminta menyusun proyek transformasi kepemimpinan," katanya.
Tahap terakhir yakni tahap penelusuran akhir dilaksanakan dalam tiga sesi yang masing-masing diikuti lima kandidat dan diuji langsung oleh Kepala Disdik Jatim.
Aries menegaskan seleksi ketat dilakukan untuk menjaga kualitas SMA Negeri Taruna sebagai sekolah yang disiapkan membentuk generasi pemimpin bangsa menuju Indonesia Emas.
Sementara itu Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Disdik Jatim Ety Prawesti menambahkan kandidat terbaik akan ditetapkan dan ditugaskan melalui surat keputusan sesuai sekolah tujuan. "Kriteria kunci kepala SMA Negeri Taruna meliputi integritas dan keteladanan karakter, kepemimpinan berdisiplin khas ketarunaan, visi kebangsaan, kemampuan manajerial, serta kecakapan membangun budaya disiplin dan kepemimpinan berkarakter ketarunaan serta prestasi, termasuk kemampuan berkolaborasi dengan mitra seperti TNI/Polri. Jadi kandidat harus memiliki kriteria ini untuk bisa memimpin Sekolah Taruna ini," kata Ety. (*)
Bagikan
pendidikan
9 bulan yang lalu