Di Tengah Pandemi Covid-19, Laba SIG Naik 16,73 Persen

Senin, 01 Maret 2021 21:41 WIB

Penulis:Asih

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso pada saat mengunjungi inovasi produk beton porous pada acara Corporate Rebranding 11 Februari 2020 lalu.
Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso pada saat mengunjungi inovasi produk beton porous pada acara Corporate Rebranding 11 Februari 2020 lalu. undefined

Pandemi Covid-19, tidak membuat kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menurun. Justru pada 2020 perusahaan semen plat merah itu berhasil meningkatkan kinerjanya. Terbukti, di masa sulit bagi sebagian usaha itu, SIG berhasil mencatatkan kenaikan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 16,73 persen menjadi Rp2,79 triliun. Walau pada 2020 pendapatan SIG mengalami penurunan sebesar 12,87 persen menjadi sebesar Rp35,17 triliun dari sebelumnya Rp40,37 triliun.

Laba perusahaan meningkat itu didapat karena menurunnya beban pokok pendapatan sebesar 14,82 persen atau Rp23,56 triliun dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp27,65 triliun. Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan, meskipun kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan, Perseroan mampu melalui 2020 dengan pencapaian kinerja yang baik, khususnya dalam hal efisiensi biaya.

Perseroan mampu menjaga kinerja melalui berbagai inisiatif strategis, Beban Pokok Pendapatan tahun 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan sehingga mampu mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80%.

Selain itu, Perseroan juga melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin, serta menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat, sehingga Perseroan mampu mengelola arus kas dari aktivitas operasi tetap positif.

“Penurunan pendapatan kami ini disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan akibat kebijakan realokasi anggaran Pemerintah.  Menyikapi kondisi pasar dalam negeri, pada 2020, Perseroan melakukan penjualan ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, Bangladesh, Srilanka dan Cina,” jelasnya dalam rilisnya, Senin (1/3/2021).

Sejalan dengan visi perusahaan yaitu Menjadi Perusahaan Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terbesar di Regional, SIG terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar baru dan menghadirkan berbagai solusi di bidang building material.

Pada 2020 SIG meluncurkan berbagai solusi baru, baik produk baru seperti Masonry Cement, maupun pengembangan digital marketing dengan menghadirkan beberapa platform seperti Sobat Bangun, Akses Toko serta Official Store untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan produk-produk SIG.