Rabu, 18 Maret 2020 06:29 WIB
Penulis:Andri

Pemkot Surabaya langsung bergerak untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Mulai dari menyediakan hand zanitasi, pemeriksaan kepada warganya. Terbaru, Pemkot Surabaya meliburkan sekolah juga.
Sikap Pemkot Surabaya tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Namun, sebagian masyarakat juga menilai apa yang dilakukan Pemkot Surabaya tersebut masih ada yang kurang.
Karena masih ada tempat-tempat yang rentan menjadi penyebaran virus corona belum tersentuh. Seperti Rumah Hiburan Umum (RHU) yaitu, panti pijat, spa, diskotik, karouke dll.
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwiyono menjelaskan ada aspirasi masyarakat ke Pemkot Surabaya yang meminta RHU juga ditutup. “Kemarin sudah saya sarankan,” ujarnya.
Menurut Awi, dirinya tidak hanya meminta RHU ditutup. Tapi, politisi PDI Perjuangan itu juga meminta Pemkot Surabaya tidak menggelar acara-acara yang bisa menimbulkan kerumanan massa. “Termasuk meniadakan dulu konser-konser musik,” ujarnya.
Awi yakin, saran yang disampaikan kepada Pemkot Surabaya akan ditindaklanjuti. Karena kalau tidak, dikhawatirkan warga Surabaya akan terjangkit virus corona. “Mungkin hari ini dalam proses pembahasan Pemkot,” imbuh Awi.
Bagikan