Jumat, 05 Juni 2026 19:55 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri

SOLO I halojatim - Pertandingan terakhir di Fase 64 Besar Liga 4 2025/2026 akan dilakoni Celebest FC, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Tim yang disokong Essa, sebuah perusahaan (publik yang bergerak di bidang energi (minyak dan gas bumi) serta petrokimia, itu akan menghadapi PS Mojokerto Putra (PSMP) dalam pertandingan Grup K yang dilaksanakan di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, besok Sabtu (6/6/2026) sore.
Meski satu kakinya sudah di Babak 32 Besar, namun kubu Celebest tidak mau lengkah. Kesebelasan yang pernah merasakan Kompetisi Liga 2 itu bertekad memetik kemenangan.
‘’Saya sudah menegaskan kepada para pemain, pertandingan ketiga harus bisa kembali dimenangkan,’’ kata Pelatih Celebest FC Lukman Masiara usai berlatih di Lapangan Klodran, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat pagi (5/6/2026).
Salah satunya, ujarnya, dia akan menurunkan kekuatan terbaik. Bagi Lukman, dia tak ingin berspekulasi dengan melakukan rotasi. ‘’Kami ingin menentukan nasib sendiri dengan memenangkan pertandingan. Celebest ingin selalu tampil baik dan memenangkan pertandingan,’’ ujar Lukman.
Ya, saat ini, klub milik gitaris klub band legendaris Indonesia, Slank, itu menjadi pemuncak klasemen sementara Grup K. Dalam dua pertandingan sebelumnya, Nur Alim dkk mengemas angka sempurna enam. Donasi angka itu diperoleh berkat kemenangan 3-1 atas Persiker Keroom, Papua, pada Minggu (31/5/2026) dan unggul 1-0 dari Perslotim Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (3/6/2026).
Posisi kedua diduduki oleh Persiker. Setelah kalah dari Celebest, anak asuh legenda sepak bola Indonesia Ellie Aiboy itu memenangkan pertandingan 3-2 atas PSMP (3/6/2026). Sedangkan The Last Mojo, julukan PSMP, ada di tempat ketiga. Meski unggulan selisih gol dari Persiker, namun anak didik mantan bek Indonesia U23 itu kalah head to head. Sedangkan Perslotim ada di posisi juru kunci. Dari dua laga, mereka kalah 1-2 dari PSMP dan 0-1 dari Celebest.
‘’Pemain Celebest FC tetap akan tampil fight. Kami ingin juara grup supaya bisa tampil lagi di Kota Solo,’’ tegas Manajer Celebest FC Ahmadi HB Buraera.
Karena penting dan menentukan game ketiga ini, pertandingan di Grup K dilaksanakan bersamaan. Celebest melawan PSMP dipindahkan dari venue pertadingan sebelumnya, Stadion UNS, ke Stadion Sriwedari, stadion tempat Pekan Olahraga Nasional (PON) I dilaksanakan pada 1948. Sedang di waktu bersamaan, Stadion UNS dipakai pertandingan Persiker melawan Perslotim. (*)
Bagikan