CEGAH BANJIR DI SURABAYA, PEMKOT KERUK DRAINASE

Senin, 07 Desember 2020 03:14 WIB

Penulis:Andri

wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung pengerukan drainase
wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memimpin langsung pengerukan drainase undefined

Pemerintah Kota Surabaya mengantisipasi banjir datang. Apalagi curah hujan tinggi akhir-akhir ini. Salah satu yang dilakukan adalah mengintensifkan pengerukan saluran drainase .


Kepala Bidang Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Kota Surabaya, Eko Juli Prasetya mengatakan pihaknya terus berupaya meminimalisir adanya genangan air dengan cara mengintensifkan pengerukan saluran air di beberapa kawasan, salah satunya di Pandugo, Penjaringan Sari hingga Medokan Asri.

"Sejak pagi hingga siang kita lakukan pengerukan saluran mulai dari perempatan Penjaringan Asri hingga Rumah Pompa Medokan Asri (UPN)," kata Eko kepada wartawan Minggu (6/12/2020).

Kata dia, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya genangan di kawasan ini saat turun hujan deras pada Sabtu (5/12) yakni pertama tingginya endapan lumpur di saluran yang membuat air hujan tidak tertampung sehingga berakibat meluap ke jalan. Meski air cepat surut, kata Eko, namun hal ini perlu diantisipasi agar tidak kembali terjadi genangan.

Apalagi, kata dia, BMKG Juanda sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dalam beberapa hari ke depan diprediksi intensitas hujan tinggi. "Kapasitas drainase saluran berkurang, karena tingginya sedimen lumpur. Makanya kita lakukan pengerukan," kata Eko.

Eko mengatakan , dari hasil pengerukan saluran mulai perempatan Jalan Penjaringan Asri hingga Rumah Pompa Medokan Asri (UPN), pihaknya berhasil mengumpulkan endapan lumpur sedikitnya 10 unit dump truk. Selain lumpur, kata dia, beberapa sampah seperti ban mobil bekas hingga potongan pohon pisang juga ditemukan.

Ia mengatakan pihaknya akan terus fokus ke beberapa kawasan yang sempat terjadi genangan air akibat tingginya curah hujan. Genangan air itu bisa diatasi dengan pengerukan, maka hal itu akan ditingkatkan.

Namun, kata Eko, jika pengerukan ini masih tidak mampu menampung air, ke depan pihaknya bakal melakukan pelebaran saluran.

Eko mengatakan pada Minggu ini pihaknya juga melakukan pengerukan saluran di kawasan Wiyung. Kerja bakti pengerukan saluran di dua lokasi ini dipimpin langsung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.