BIKIN APLIKASI BUAT MASYARAKAT MENGADU

Kamis, 01 April 2021 06:34 WIB

Penulis:Andri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi undefined

Warga punya tempat menyalurkan unek-uneknya. Mereka tidak perlu harus melakukan demo atau curhatan di media sosial.

Warga bisa menyalurkannya ke tempat yang pas. Yakni ke aplikasi bernama WargaKu.


"Laporkan keluhan kamu secara daring melalui aplikasi ini. Aplikasi ini akan meneruskannya agar segera ditindaklanjuti instansi terkait,"  kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Rabu.

Dia mengatakan Pemerintah Kota Surabaya tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun kota. Sehingga perlu peran serta masyarakat, salah satunya dari mendengarkan masukan-masukan warganya.


Eri mengatakan, dengan aplikasi ini, semua keluhan layanan publik bisa dilaporkan. Di antaranya keluhan terkait pengurusan administrasi kependudukan, jalan berlubang, saluran air, hingga adanya genangan atau banjir.

Melalui aplikasi ini, lanjut dia, pelapor beserta instansi terkait juga dapat saling berinteraksi dan memantau status pengaduan. Apabila dalam 1 × 24 jam keluhan warga tidak ditanggapi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) atau instansi tersebut, maka secara sistem akan langsung masuk ke gawai milik Eri Cahyadi.

"Melalui aplikasi ini, pemerintah akan selalu hadir. Akan selalu ada," kata.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya M Fikser menjelaskan bahwa aplikasi WargaKu ini digagas oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Wali kota menginginkan adanya respons cepat dari OPD terkait adanya keluhan yang masuk ke pemkot.

"Jadi latar belakang aplikasi ini adalah Pak Wali Kota ingin adanya respons cepat dari OPD. Beliau (wali kota) inginnya respons cepat atau penanganan itu langsung dari OPD yang berwenang," kata Fikser.

Aplikasi WargaKu fungsinya berbeda dengan layanan Command Center 112. Kalau aplikasi WargaKu, berkaitan dengan pelayanan publik ke masyarakat, seperti pengaduan jalan rusak, masalah layanan administrasi kependudukan, masalah saluran atau genangan air.

"Sedangkan Command Center 112, merupakan layanan yang berkaitan kedaruratan atau hal yang membutuhkan penanganan cepat, seperti kebakaran, insiden kecelakaan, atau ada kejadian orang tenggelam," kata Fikser.