#bandarajuanda
Selasa, 24 Maret 2026 22:55 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri
SURABAYA I halojatim– Lebaran 2026 sudah lewat. Kini, giliran masyarakat kembali ke tempat tinggal dan tempat kerjanya.
Bandara Internasional Juanda pun sudah menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus balik Lebaran 2026 melalui optimalisasi layanan serta pemantauan intensif di Posko Angkutan Lebaran. “Kami memastikan seluruh fasilitas dan layanan di Bandara Juanda dalam kondisi optimal untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik,” kata General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir.
Bandara Juanda, katanya, telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode angkutan Lebaran. Termasuk koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, serta pengoperasian Posko Angkutan Udara Lebaran 2026 di Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2).
Tohir berharap posko ini mampu mengendalikan penyelenggaraan angkutan udara agar tetap selamat, aman, nyaman, tertib, lancar dan teratur. Posko, katanya, juga diharapkan dapat berfungsi sebagai pusat informasi, pengumpulan data, sekaligus area pelayanan bagi para penumpang selama periode angkutan Lebaran.
Dalam pelaksanaannya, pengoperasian posko tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan lain, di antaranya Satuan Tugas Pengamanan TNI AL dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, dan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda.
Kemudian juga Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI), maskapai penerbangan, perusahaan penanganan darat atau ground handling, Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran, pergerakan penumpang dan pesawat di bandara tersebut menunjukkan tren peningkatan, seiring tingginya mobilitas masyarakat sebelum maupun sesudah Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Secara kumulatif selama periode 13 hingga 22 Maret 2026, jumlah pergerakan pesawat mencapai 2.904 atau meningkat 5,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.754 pergerakan.
"Sementara itu, jumlah penumpang yang melaksanakan perjalanan melalui bandara tersebut tercatat sebanyak 416.942 orang atau naik 3,2 persen dibandingkan periode 2025 yang mencapai 403.892 penumpang," katanya.
Adapun secara kumulatif selama periode 13 hingga 22 Maret 2026, rute menuju Bandara Soekarno-Hatta masih mendominasi dengan 79.727 penumpang, disusul Bandara I Gusti Ngurah Rai sebanyak 43.463 penumpang dan Bandara Sultan Hasanuddin sebanyak 42.051 penumpang. (*)
Bagikan

#bandarajuanda
setahun yang lalu