30 Napi Ikut Ujian Kejar Paket

Rabu, 15 April 2020 07:22 WIB

Penulis:Andri

Para napi Lapas Kelas I Surabaya menjalani tes kejar paket.
Para napi Lapas Kelas I Surabaya menjalani tes kejar paket. undefined

Corona dan berada di penjara tak membuat semangat 30 narapidana (napi) mengejar ijazah. Mereka adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Surabaya Porong.
 
Para napi itu menjalani  Ujian Akhir Sekolah (UAS) kejar paket. Mereka mengikuti tahap akhir sekolah itu dengan serius dan tetap menaati protokol keamanan COVID-19.

Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Surabaya, Hero Sulistyono menjelaskan, UAS pada hari kedua ujian yaitu Selasa (14/4), mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

"Perincian napi yang ikut Paket A 4 orang WBP, Paket B 10 orang WBP, dan Paket C 16 orang WBP," ujar Hero melalui siaran pers Kanwil Kemenkumham Jatim Selasa (14/4).
Pada pelaksanaan ujian ini, para napi duduk di bangku ujian dibuat berjarak sekitar 2 meter. Para peserta ujian sebelum memasuki aula juga diwajibkan mencuci tangannya dengan sabun dilanjutkan dengan disemprot hand sanitizer. Selain itu mereka juga wajib mengenakan masker.

“Baru kemudian memasuki aula untuk menempati tempat duduk yang juga ditata dengan memperatikan phsycal distancing,” lanjut Hero.

Ujian pun berlangsung lancar dan tenang. Para peserta tampak serius mengerjakan soal-soal yang disediakan dengan serius hingga mengernyitkan dahi.

Peserta ujian tertua sudah berumur 48 tahun yaitu Sumargo WBP Kasus Tindak Pidana Korupsi asal Gunung Anyar, Surabaya. Sedangkan peserta termuda adalah Mochammad Asrori WBP Tindak Pidana Narkotika asal Tambang Grinsing, Surabaya, yang berumur 21 tahun.

“Alhamdulillah lancar, walaupun agak banyak yang sudah lupa,” ujar Tri Eko yang juga salah satu WBP peserta Ujian Paket C.