28 YANG MENINGGAL MURNI KARENA COVID-19

Rabu, 17 Juni 2020 07:27 WIB

Penulis:Andri

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita,
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita, undefined

Pasien Covid-19 yang meninggal di Kota Surabaya termasuk tinggi. Hingga Senin (15/6/2020), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat ada 328 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 300 orang meninggal disertai penyakit bawaan, dan sisanya murni karena covid-19

 

“Penyakit penyerta yang tertinggi itu diabetes mellitus (DM), komplikasi DM dan hipertensi, serta penyakit jantung,” kata Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita, melalui rilisan persnya, Selasa (16/6/2020).

 

Dia mengatakan, untuk DM tanpa komplikasi terdapat 57 kasus, sedangkan DM dengan komplikasi ada 62 kasus. Mereka rata-rata telah memasuki usia lanjut. Sedangkan persentase pasien confirm covid-19 yang meninggal, yakni berjenis kelamin laki-laki 52,13 persen dan perempuan 55 sampai 64 persen.

 

“Jadi mereka harus berhati-hati, DM nya harus terkontrol, hipertensinya harus terkontrol. Kalau bisa mereka isolasi di rumah sendiri tidak keluar kalau tidak penting, apalagi yang usianya sudah lansia,” kata perempuan yang kerap disapa Feny itu.

 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr Soewandhie Surabaya, dokter Mulyadi pun mengamini hal tersebut. Menurut dia komorbid yang tertinggi didominasi penyakit T2DM type 2 diabetes mellitus (T2DM), kemudian hipertensi dan jantung.

 

“Jadi orang covid-19 banyak meninggalnya karena pneumonia ARDS (acute respiratory distress syndrome). Nah, peningkatan jumlah pneumonia itu berbarengan dengan jumlah komorbid diabetes,” kata dr. Mulyadi.

 

Data kumulatif hingga 9 Juni 2020 di RSUD dr Soewandhie Surabaya sendiri, kata Mulyadi, ada sekitar 23 persen pasien covid-19 yang juga memiliki gangguan T2DM, kemudian, 17 persen dengan hipertensi, dan 8 persen penyakit jantung.