2021, Bandara Juanda Target Layani 11,8 Juta Penumpang

Minggu, 10 Januari 2021 05:11 WIB

Penulis:Asih

Penumpang di Bandara Juanda masih terlihat sepi, Sabtu (9/1/2021).
Penumpang di Bandara Juanda masih terlihat sepi, Sabtu (9/1/2021). undefined

Pandemi tidak membuat manajemen Bandar Udara Internasional Juanda patah semangat. Pada 2021 ini diprediksi forecast traffic jumlah penumpang pada 2021 mencapai 11,8 juta. Sedangkan pergerakan pesawat diperkirakan bakal mencapai 94.876. Sementara pengiriman via kargo juga diperkirakan menembus 63 juta kilogram.

PTS General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, Indah Preastuty, mengaku tetap optimistis menghadapi 2021. "Kami meyakini bahwa kinerja tahun ini akan meningkat kembali, mengingat bahwa pemerintah segera akan mengeluarkan vaksin Covid-19 untuk masyarakat," terang Indah, Sabtu (9/1/2021).

Indah juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap memenuhi semua persyaratan untuk bepergian ataupun datang di Bandara Juanda. Ia menegaskan, saat ini Bandara Juanda secara konsisten telah menerapkan protokol kesehatan mulai dari pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo scanner, pemasangan dispenser cairan pembersih tangan, pengaturan jarak di ruang tunggu, pemasangan stiker pembatas jarak antrian hingga pembentukan tim sinergitas untuk patroli penerapan protokol kesehatan.

"Kami berharap kepercayaan pengguna jasa semakin meningkat seiring dengan peningkatan protokol kesehatan yang terus kami lakukan," ujarnya.

Optimisme pihak Bandara Juanda menyongsong 2021 ini berdasarkan data capaian kinerja tahun lalu yang mulai menunjukkan peningkatan terutama sejak pertengahan tahun atau Triwulan III.

Berdasarkan catatan statistik, terjadi pergerakan lalu lintas sejumlah 6.801.099 penumpang, 69.248 pergerakan pesawat, dan 65.310.883 Kg kargo. Capaian kinerja operasional tersebut masih didominasi penerbangan domestik, dikarenakan penerbangan internasional masih dilakukan terbatas.

Jumlah penumpang tertinggi pada masa pandemi Covid-19 terjadi pada bulan Desember sejumlah 605.795 penumpang. "Secara total, kinerja Bandara Juanda menyumbang 21 persen dari total kinerja operasional perusahaan," jelas Indah.

Dia melanjutkan, jumlah penumpang yang telah dilayani oleh 15 bandara di bawah kelolaan PT Angkasa Pura I (Persero) selama tahun 2020 sebanyak 31,8 juta dan 385 ribu pergerakan pesawat.

"Namun jika dibandingkan dengan trafik tahun 2019 untuk Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya terjadi penurunan 59 persen, karena terdapat pembatasan perjalanan sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid 19,” imbuhnya.

Menurut Indah, meski secara total jumlah trafik tahun ini tidak setinggi kinerja tahun lalu namun data per bulan menunjukkan peningkatan, terutama sejak pertengahan tahun. Tren pertumbuhan trafik penumpang pesawat udara tersebut konsisten terjadi sejak bulan Juli. Bahkan pertumbuhan tetap terjadi sampai dengan Desember 2020 dengan tetap menjalankan kebijakan pengetatan dokumen syarat perjalanan angkutan udara.

Hal ini sekaligus menunjukkan tingkat kesadaran dan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan transportasi udara terus meningkat. "Sebagai pengelola bandara, kami bersama instansi komunitas bandara tetap mengoptimalkan penerbangan baik dari dan menuju Bandara Juanda dengan tetap mengutamakan aspek keselamataan dan keamanan yang mengacu pada aturan protokol kesehatan melalui proses pemeriksaan dokumen syarat penerbangan dan penyediaan fasilitas pendukung syarat penerbangan lainnya seperti layanan tes Covid-19," ungkap Indah.

Menutup libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 Bandar Udara Internasional Juanda resmi mengakhiri Posko Terpadu Angkutan Udara di lobby Terminal 1 (T1), Selasa (5/1/2020) lalu. Pelaksanaan posko Nataru di Terminal 1 (T1) selama 18 hari tersebut melibatkan beberapa instansi stakeholder Bandar Udara Internasional Juanda.

Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional Juanda mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak termasuk diantaranya Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Lanudal Juanda, Perum LPPNPI, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Airlines dan Ground Handling yang telah mendukung kelancaran arus pesawat dan penumpang pada libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Sehingga kami dapat mempertahankan kinerja operasional bandara dengan catatan zero accident sepanjang 2020 dengan tetap mematuhi dengan program 3S + 1C (Safety, Security, Services dan Compliance) dan protokol kesehatan Covid-19,” terang Indah.

Selama periode posko yang berlangsung sejak 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 tersebut, Bandar Udara Internasional Juanda telah melayani sejumlah 340.450 penumpang dan 3.945 pergerakan pesawat. Sedangkan untuk jumlah kargo sebesar 3.601.640 Kg.

Menurut Indah, selama periode libur natal dan tahun baru ini terjadi kenaikan jumlah penumpang jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Pada arus libur natal dan tahun baru jumlah penumpang harian tertinggi mencapai 25 ribu penumpang pada tanggal 23 Desember 2020 dan 262 pergerakan pesawat pada tanggal 3 Januari 2021.

"Sedangkan pada hari-hari sebelumnya jumlah penumpang harian tertinggi hanya mencapai 20 ribu dan 180 pergerakan pesawat,” tambahnya.

Indah menambahkan pada periode libur natal 2020 dan tahun baru 2021 ini beberapa maskapai juga mengajukan ekstra flight. Total realisasi ekstra flight dari Bandara Juanda sebanyak 155 flight yaitu 88 arrival flight dan 67 departure flight.

Adapun maskapai yang mengajukan adalah Airasia sejumlah 99 flight, Cililink (36), Lion Air (17), Batik Air (2) dan Garuda Indonesia (1). "Tujuan terbanyak pada ekstra flight ini masih Jakarta. Sedangkan untuk tujuan lainnya yaitu Makasar, Denpasar, Lombok, Balikpapan dan Bandung,” tambahnya soal kinerja Bandara Juanda.