1.620 Siswi Ikuti MLSC Surabaya Seri 2, Sekolah Ini Digdaya Cetak 56 Gol

Sabtu, 16 Mei 2026 20:27 WIB

Penulis:ifta

Screenshot 2026-05-16 202456.png
Aksi para pemain KU 10 dalam ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025–2026.

SURABAYA, Halojatim.com- Sebanyak 1.620 siswi dari 78 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Surabaya dan sekitarnya mengikuti turnamen sepak bola putri usia 10 dan 12 tahun.

Turnamen yang tujuannya untuk menjaring pesepakbola putri sejak usia dini ini diikuti 73 tim kategori kelompok usia (KU) 10, dan 77 tim kategori KU 12.

Puluhan tim dari berbagai sekolah dasar ini sudah bertanding dalam beberapa babak yang sudah digelar sejak 12 hingga 17 Mei 2026 di Lapangan Bola Krida Mandala dan Lapangan Bogowonto. 

Surabaya menjadi kota ke-10 dari total 12 kota penyelenggara bertajuk MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025–2026. Turnamen sepak bola putri yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut ini sudah  memasuki babak perempat final.

Dalam laga Sabtu (16/5) hari ini, juara MLSC Surabaya Seri 1 lalu yakni SDN Kalirungkut I/264, tersingkir pada babak perempat final setelah kalah 1-3 dari SDN Manukan Kulon II/499 B di Lapangan Bola Jala Krida Mandala.

Dalam turnamen seri 2 ini, SDN Manukan Kulon II/499 B menjadi tim paling produktif sepanjang fase gugur dengan mencetak 56 gol. 

SebelumnyaSDN Manukan Kulon II/499 B berhasil menang besar dengan skor 16-0 pada babak 32 besar, dan menang 12-0 atas SDN Gubeng 1 pada babak 16 besar. Sedangkan sepanjang Babak Grup, mereka sukses mengoleksi 25 gol.

Pelatih Tim SDN Manukan Kulon II/499 B, Hamka Dwi Subekti, mengatakan salah satu konsistensi penampilan timnya adalah dengan persiapan maksimal jelang berpartisipasi dalam MLSC Seri 2 Surabaya ini. Sejumlah aspek mulai dari teknis hingga fisik pun cukup menjadi fokus latihan sejak awal.  

"Saya selalu tekankan kepada para pemain bahwa latihan itu tidak hanya di lapangan. Untuk menambah skill memang harus menambah porsi latihan di rumah. Jadi untuk pembiasaan sentuhan kaki dengan bola," ucap Hamka Dwi Subekti. 

Pemain Tim SDN Manukan Kulon II/499 B, Anindita Nadia Lesmana, sukses menjadi pemain tersubur sejauh ini dengan koleksi 28 gol. Berbicara mengenai kunci suksesnya, Anindita mengaku salah satu rahasia produktivitasnya di atas lapangan adalah dengan selalu menambah porsi latihan sendiri.

"Latihan secara disiplin di rumah, terus ditambah sendiri latihannya dan jaga konsistensi. Biasanya latihan jogging, squad, terus ball mastery. Biasanya kalau nggak ada kompetisi saya latihan seminggu tiga kali, tapi kalau dekat turnamen begini saya latihan setiap hari. Target saya di turnamen ini memang ingin menjadi top skorer dan semoga bisa jadi juara supaya nanti bisa ikut All Star," kata Anindita. 

Selain menghadirkan turnamen 7 vs 7, MLSC Seri 2 2025–2026 juga menggelar Festival SenengSoccer untuk kategori KU 8 yang diikuti oleh 93 atlet dari 15 Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Dasar. 

Festival ini bertujuan menumbuhkan kegembiraan dan ketertarikan terhadap sepak bola sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak usia 6 hingga 8 tahun. Penyelenggara juga menghadirkan Skill Challenge yang terdiri dari lima materi uji ketangkasan, yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target.  

Setelah dua seri rampung di seluruh kota penyelenggaraan, rangkaian program ini akan ditutup dengan MilkLife Soccer Challenge All Stars. Ajang tersebut akan mempertemukan talenta-talenta terbaik dari setiap kota yang telah dikurasi sepanjang turnamen dan menjalani pelatihan intensif melalui program MilkLife Soccer Extra Training.

Pada penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge All Stars 2025–2026, format pertandingan mengalami perubahan dari 7 vs 7 menjadi 9 vs 9. 

Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus. Para pemain terpilih nantinya akan mewakili kota masing-masing untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Berbeda dari perhelatan tahun sebelumnya, MilkLife Soccer Challenge 2025 - 2026 bergulir di 12 kota yakni Semarang, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Samarinda, Banjarmasin, Bekasi, Surabaya, Kudus dan  Malang. 

Di setiap kotanya, turnamen ini akan berlangsung sebanyak dua seri. Penambahan dua kota penyelenggaraan, yakni Samarinda dan Banjarmasin, merupakan salah satu upaya untuk menjaring lebih banyak lagi bibit-bibit pesepakbola putri potensial di kota yang memiliki sejarah panjang dalam sepak bola. 

Untuk melihat jadwal, hasil pertandingan, klasemen, hingga daftar pencetak gol MilkLife Soccer Challenge Kunjungi www.milklifesoccer.com. ***